Wednesday, January 29, 2014

About Love


Love is perfect ten.
Tidak bisa kurang dari itu untuk membuatnya sempurna. It has to be ten. Meskipun memang manusia tak bisa menjadi seperti Tuhan yang mempunyai ‘Perfect a hundred’s Love’. Manusia bisa memakai skala sampai 10 dan tidak bisa ditawar. Tidak ada pengurangan dengan kata ‘tapi’ didalamnya. Dalam kehidupan kita, sering kali kita memakai excuses dalam hal mengasihi orang lain, entah itu pacar, keluarga, teman, bahkan Tuhan. Sebagai contoh, ‘Aku mengasihi dia, tapi dia terlalu aneh untuk ku bantu’ atau ‘Aku mengasihi Tuhan, tapi aku malas baca Alkitab dan berdoa’, dll.

Dalam ‘love’ tentu saja ada ‘receive’ dan ‘give’. Tak boleh seperti laut mati yang hanya menerima air dari berbagai sungai tapi tak mengalirkannya kemanapun. Namun sekalipun kita banyak memberi kasih kepada orang lain, perfect ten kita tak berkurang. Kita akan selalu mendapatkan kasih itu kembali, entah dari teman atau Tuhan yang memang selalu memenuhi rasa kasih kita di dalam hati. 
My Philosophy of Life


Life is never flat.

Kita tidak pernah tahu kejutan apa yang Tuhan sedang siapkan untuk diberikanNya pada kita esok hari, bahkan detik berikutnya. Hidup tak akan pernah menjadi satu jalan lurus nan halus tanpa kerikil ataupun wafer berbentuk datar. Dalam hidup, akan selalu ada masalah yang disertai dengan pertolongan Tuhan yang luar biasa. That’s how it works. Amazing kan? It will never be flat.

Thursday, January 16, 2014

Coming Home

Aku gak bisa ngebedain tempat mana yang aku deskripsikan dalam kalimat: "Aku pulang dulu ya!"
Dimana-mana kalo pulang itu pasti ke tempat yang nyaman buat kita.
Pada umumnya, pulang ya ke rumah. Ngumpul sama keluarga, itu nyaman.
Kalau kamu gak bisa mendeskripsikan rumah kamu sebagai tempat yang nyaman,
berarti itu bukan benar-benar 'pulang' namanya.

But, here is me.
Pulang bagi aku mendeskripsikan dua kemungkinan tempat.
Bisa ke rumah ku yang sebenernya rumah milik kedua orang tuaku.
Bisa ke asrama yang sebenernya juga bukan milikku.
Dua-duanya bukan milikku.
Tapi aku merasa nyaman dikeduanya.

Come on! Setiap orang butuh 'pulang'.
Kamu akan ngerasa lelah dan jenuh, kemudian kamu harus pulang.
Cuma, kamu yang bisa nentuin 'pulang'-nya kamu mendeskripsikan apa.
Gak selalu 'pulang' refers-nya ke rumah. Kamu bisa nemuin tempat lain untuk pulang.
Kamu akan tahu sendiri, tempat mana yang kamu tuju ketika kamu bilang, "Aku pulang dulu ya!"
Dan kamu perlu tempat itu.

Here is the lyric of "Home" by Michael Buble.

Another summer day
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm

May be surrounded by

A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh, I miss you, you know

And I’ve been keeping all the letters that I wrote to you

Each one a line or two
“I’m fine baby, how are you?”
Well I would send them but I know that it’s just not enough
My words were cold and flat
And you deserve more than that

Another aeroplane

Another sunny place
I’m lucky, I know
But I wanna go home
Mmmm, I’ve got to go home

Let me go home

I’m just too far from where you are
I wanna come home

And I feel just like I’m living someone else’s life

It’s like I just stepped outside
When everything was going right
And I know just why you could not
Come along with me
This was not your dream
But you always believed in me

Another winter day has come

And gone away
In either Paris or Rome
And I wanna go home
Let me go home

And I’m surrounded by

A million people I
Still feel alone
And let me go home
Oh, I miss you, you know

Let me go home

I’ve had my run
Baby, I’m done
I gotta go home
Let me go home
It'll all be all right
I’ll be home tonight
I’m coming back home